Puspa Aqirul Mala adalah lulusan S1 Ilmu Komunikasi yang mulai mengasah minat menulisnya melalui organisasi pers mahasiswa di kampusnya, serta melalui magang dan bekerja sebagai wartawan di salah satu surat kabar di Solo. Ia kemudian pindah ke Yogyakarta untuk bekerja sebagai content writer. Tahun 2020, ia pindah ke Grobogan, dan sempat mengunjungi suku Samin atau sedulur Sikep yang berada di Sukolilo-Pati (Pegununungan Kendeng). Dari situ, dia belajar mengenai kebudayaan Sikep, dan mendengar secara langsung melalui tokoh adat tentang perjuangan sedulur Sikep yang menang di MA melawan PT Semen Indonesia. Dia menggemari bacaan-bacaan yang mengangkat tema tentang feminisme, maupun kebudayaan.