Nadiah Bamadhaj (lahir 1968, Petaling Jaya, Malaysia) menetap permanen di Yogyakarta, Indonesia. Belajar patung di Canterbury School of Fine Arts, New Zealand, ia menciptakan karya gambar berkolase dengan teknik spesifik yang dikembangkannya selama bertahun-tahun. Repertoarnya juga termasuk patung, instalasi di situs spesifik, video digital, dan karya cetak. Ia telah mengajar Seni Murni di Kuala Lumpur, menulis beberapa artikel dan publikasi tentang hak asasi manusia di Malaysia dan Indonesia, menerima dua hibah dari Nippon Foundation’s Asian Public Intellectual Fellowship pada 2002 dan 2004, dan saat ini berada dalam board Yayasan Kebaya, sebuah shelter untuk tunawisma HIV/AIDS di Yogyakarta. Pada 2019, buku survei karier karyanya selama 18 tahun ‘Nadiah Bamadhaj’ diterbitkan penerbit Italia SKIRA, dan baru-baru ini ia disorot dalam buku ‘Vitamin D3: Today’s Best in Contemporary Drawing’ yang diterbitkan penerbit London PHAIDON. Karyanya saat ini berfokus pada intrik sosial kehidupan di tengah masyarakat Indonesia, menggunakan figur, flora dan fauna, motif batik, mitologi, dan arsitektur untuk mengungkapkan pengamatannya.
Tautan Relevan: