Tamarra (l. Tasikmalaya, IDN, 1989), adalah seniman otodidak yang saat ini sedang berkuliah di Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta. Tamarra pindah ke Yogyakarta pada tahun 2008 dan bekerja sebagai seniman jalanan sampai tahun 2013. Pada tahun 2011-2013, Tamarra tergabung dalam proyek seni berjudul Makcik Project di Yogyakarta, yang mengawali kekaryaannya di ranah seni rupa. Kata kunci dalam pusaran praktik artistik Tamarra adalah hubungan antar-manusia, sejarah, gender dan seksualitas, agama, dan kemanusiaan. Tamarra telah terlibat dan berpameran dalam berbagai proyek seni rupa dan performans, di antaranya: Ancient MSG (2015) di Gertrude Contemporary, Australia, Unsung Museum (2016-2017) di Roh Projects Jakarta dan Ruang Gerilya Bandung, dan ‘Calabai Janggeng’ presentasi riset kolaboratif bersama Emma Frankland mengenai Bissu, dikomisi oleh British Council pada tahun 2019.